Kamis, 28 Januari 2010

Louhan . . . si ikan hoki

Budidaya Ikan Louhan


I. Pendahuluan

Generasi baru ikan hias telah lahir di awal milenium baru. Ikan hias yang dikenal dengan nama Lou Han ini telah mampu membuka mata para penggemar ikan hias dengan keindahan sosok dan gerak geriknya. Sifatnya pemberang, tetapi mudah akrab dengan orang yang menyanginya, membuat penggemar ikan hias ingin untuk memeliharanya. Bahkan sebagian besar pembudidaya ikan hias tergelitik untuk memijahkan ikan yang pamornya sebagai ikan hoki didengungkan mengalahkan ikan arwana.  Hal ini setidaknya ditampakkan oleh corak hitam pada tubuhnya yang sering menggambarkan kiasan atau makna yang membuat pemiliknya mendapatkan sugesti positif. Misalnya ada seekor ikan yang memiliki guratan (marking) huruf yang berbunyi "rupiah" guratan ini memberi dorongan dan intuisi kepada pemiliknya bahwa suatu saat dia akan mendapat berkah besar.
Disamping itu dengan berkembanya ikan louhan ini ada pengaruh yang positif bagi produsen pakan ikan Lou Han dan pengrajin aquarium. Yang jelas dengan kehadiran ikan Lou Han ini gairah para pelaku ikan hias lebih semarak lagi.

II. Sejarah dan Jenis Louhan

Nenek moyang ikan Louhan sebenarnya berasal dari keluarga Cichlidae yang hidup di perairan Amerika Selatan dan Amerikan Tengah. Ada lima kriteria Lou Han yang digemari :
Lou Han bertubuh segi empat, dan jenis ini jumlahnya paling banyak di pasaran.
Lou Han bertubuh bulat, dan jenis ini sangat digemari karena dianggap sebagai Lou Han yang unik.
Lou Han yang banyak memiliki bintik mutiaranya. Jenis ini dikeluarkan oleh Meng Aquarium dan cukup populer.
Kuning/golden/super red, saat ini merupakan jenis Lou Han yang berperingkat harga tinggi. Jenis ini tidak memilik corak hitam yang berjajar horizontal di sekujur tubuh.
Lou Han dengan kepala nongnong. Jenis ini memiliki nuansa tersendiri dan nongnong ini dipercaya memiliki tuah.

III. Air Untuk Pemijahan dan Perawatan Lou Han

Dalam membudidayakan atau memijahkan Lou Han, kwalitas air memegang peran yang penting untuk menjaga kelangsungan hidup telur, burayak dan Lou Han muda. Namun untuk mempersiapkan air yang berkwalitas sebenarnya tidak terlalu sulit, karena termasuk yang memiliki teloransi cukup tinggi dan mampu beradaptasi dengan suhu, keasaman serta kesadahan air. Sumber air bisa berasal dari :

Air sumur

Bila membudidayakan ikan Lou Han dengan air sumur, maka harus diendapkan selama 48 jam terlebih dahulu sebelum digunakan.

Air PAM

Air PAM baru bisa digunakan setelah kandungan khlorin dan PH-nya dinetralkan dan untuk itu bisa menggunakan Trisulfat 5 PPM, namun pada tahap peneluran agar dihindari.

IV. Peralatan dan Perawatan Kolam atau Aquarium.

Peralatan

Peralatan yang harus disediakan sebelum ikan dideder, dipelihara atau dibesarkan antara lain :
a. Bak penampungan air
b. Filter ada beberapa jenis :
- Filter biologi
- Filter kimiawi
- Filter mekanis

Aerator
Alat penampung air.
Ornamen dan bebatuan.
Lampu fluorescence / UV
Pembersih kolam dan akuarium.                                                       

Untuk membersihkan akuarium bisa dengan menggunakan sipon (spons) biasa atau bergagang, dan digosok keseluruh bagian dalam, untuk kotoran yang menempel dengan kuat bisa memakai silet atau bahan kimia asalkan dan dicuci dan dibilas dengan baik dan bersih. Namun akuarium atau kolam dalam keadaan kosong atau tidak ada air dan ikan.

Pengurasan air.

Pengurasan dan penggantian air di akuarium yang terawat baik cukup dilakukan sebulan sekali. Ikan-ikan di dalam akuarium harus dipindahkan terlebih dahulu ke tempat lain jangan lupa menggunakan air yang telah memenuhi syarat kwalitas.                                                                   

Jika kolam atau akuarium menggunakan filter bio seperti jenis bi bacl. Pengurasan dilakukan 2 - 3 bulan sekali.

 V. Pakan Lou Han

Pakan Alami.

Pakan alami banyak jenisnya seperti : artemia, kutu air, cacing tanah, cacing rambut, cacing darah (blood worm), ikan kecil dan udang renik.

Pakan Buatan                                                                                 

Untuk pakan buatan yang harus yang harus diperhatikan unsur-unsur gizi yang terkandung antara lain :
a. Protein.
b. Lemak.
c. Karbohidrat.
d. Vitamin + mineral

Bentuk pakan harus disesuaikan dengan bentuk dan ukuran mulut ikan antara lain :
- Bentuk emulsi.
- Suspensi
- Tepung
- Lempengan
- Pelet

VI. Tahapan Budidaya Lou Han

Pemilihan Calon induk bisa diperoleh dengan membeli ataupun memelihara sejak kecil.
Tersedianya wadah akuarium, kolam dan pakan
Memilih induk yang sehat dan berkwalitas, baik yang jantan maupun betinanya.
Proses pemijahan sebaiknya bagian sisi akuarium ditutupi kertas koran. Bila sudah bertelur untuk lebih sehat telurnya diberi anti jamur dengan dosis 10 ml/ 100 lt air.

Metode Pemeliharaan Ikan Mas Koki

Metode pemeliharaan ikan maskoki bisa bermacam2, walaupun secara prinsipnya, seperti pemeliharaan ikan hias lainnya, hanya ada 1 cara yaitu memelihara kualitas air.

Ikan maskoki memiliki karakter yg khas yaitu sangat rentan terhadap kadar ammonia terlarut didalam air. Hal inilah yg seringkali membuat persepsi di kalangan penggemar ikan hias bahwa memelihara ikan maskoki tersebut susah, gampang mati. 

 Untuk mengatasi masalah kadara ammonia tersebut, hal yang dapat dilakukan ada 2, yaitu menetralisirnya, atau mengganti airnya . Menetralisir kadar ammonia bias dilakukan dengan menggunakan biofiltrasi atau dengan menumbuhkan lumut air, yg akan menyerap zat2 yg dapat meracuni ikan tersebut.
Beberapa teknik yang digunakan oleh hobbyist, dan terbukti berjalan dengan baik
adalah sbb: 

1. Biofiltrasi :

Teknik2 biofiltrasi yg baik berasal dari penggemar2 ikan koi. Kunci dari teknik ini adalah penggunaan media filtrasinya. Salah satu media terbaik adalah menggunakan matt sintetis buatan Jepang, yg saat ini banyak dijumpai di toko2 ikan hias. Media ini akan melakukan penyaringan kotoran2 ikan dan memperangkapnya, yang kemudian akan menstimulasi pertumbuhan bakteri2 nitrobacter di dalamnya.                                 

Aerasi yang dijalankan harus cukup banyak dan saat biofilter tersebut telah ter-cycled, maka environment akuarium/ kolam ikan tersebut sudah menjadi stabil. Untuk hobiis yg malas menguras air ikan, metode ini tentunya sangat cocok, karena tidak memerlukan pengurasan air sama sekali.

Namun demikian kelemahan yg ada adalah bahwa dengan air tidak pernah diganti, menyebabkan zat2/ mineral2 yg diperlukan ikan, yg bisa didapatkan dari air baru, tidak tersedia, sehingga dapat menyebabkan warna ikan menjadi kurang cerah, dsb. Teknik ini bisa diimbangi dengan penggantian air parsial secara rutin.

2. Air Hijau/ greenwater method :                                                    

Teknik ini adalah teknik yg umumnya dipakai di farm2 ikan maskoki dimanapun. Ini adalah metode yg paling primitif, yaitu membiarkan ikan didalam kolam sampai dengan airnya hijau (krn pertumbuhan lumut). Perlu diperhatikan bahwa lumut yg tumbuh adalah lumut air, bukan lumut dinding kolam.

Biasanya di farm, setelah air menjadi hijau, maka air akan diganti total dengan air baru. Metode ini dapat dikembangkan dengan berusaha untuk secara konsisiten menjaga tingkat ke-hijau-an air, dengan cara pada saat air hendak diganti, disimpan 1 ember air lama untuk nantinya dicampurkan dengan air baru.                                                                              

Dengan demikian diharapkan pertumbuhan lumut dapat terjadi lagi segera setelah kolam baru dikuras. Keuntungan lain dari metode ini adalah dengan memaintain air hijau tadi, maka warna ikan menjadi lebih cerah, yg disebabkan karena ikan memakan lumut yg berada di air tersebut.

Metode ini sangat baik untuk kesehatan ikan, namun tidak favorit di kalangan penggemar, karena dengan air hijau tersebut, ikan maskoki yg berada didalamnya tidak dapat dilihat.

3. Mekanikal filtering :

Mekanikal filtering adalah menyaring kotoran2 padat yg ada di kolam/ akuarium, sehingga air selalu terlihat jernih. Metode ini tidak menyaring kotoran2 terlarut didalam air, sehingga banyak hobiis terjebak dengan melihat air jernih, tetapi kadar ammonia tinggi, yang dapat menyebabkan ikan sakit/ mati.

Mechanical filtering ini harus dibarengi dengan penggantian air secara rutiin, bisa dengan penggantian 2 persen setiap hari dan dibarengi dengan pencucian media filter.

4. Ganti air :

Karena kadar ammonia di air disebabkan oleh kotoran ikan, maka teknik yg bisa dipakai adalah membuang kotoran ikan tersebut dengan di-siphon, serta dilakukan penggantian air secara rutin. Salah satu hobiis di Jakarta menggunakan teknik ini , yaitu melakukan siphon & penggantian air 80% sebanyak 2 kali sehari. Teknik ini berjalan dengan baik sekali dan pertumbuhan ikan didalamnya relatif lebih baik dari metode2 yg dipakai oleh hobiis yg lain.

Severum . . . . . unik dan menarik

Body umum Formulir

Ikan yang agak bulat, tidak memanjang sangat banyak, dengan kompresi lateral yang kuat. Kecil mulut dan hidung dan kening yang curam, sangat mirip dengan Discus. Lembut bagian dari Duri dan sirip dubur panjang dan runcing dan pada pria yang Anal sirip sampai ke tepi membulat Caudal (ekor) fin.

The Ventral (sisi) sirip pada kedua jenis kelamin yang memanjang. The Severum can reach a size of almost eight inches. The Severum dapat mencapai ukuran hampir delapan inci.

Coloration ( Pewarnaan )

Yang warna laki-laki dan perempuan pada dasarnya sama, tapi perempuan biasanya lebih pucat dan tidak memiliki pola pada kepala.

Warna umum dalam bentuk liar bervariasi tetapi biasanya kecokelatan untuk Greenish dengan beberapa memiliki warna yg terbuat dr kuningan.

 Di sisi dapat dilihat Delapan atau Sembilan Traverse bar, bar ini lebih menonjol pada kaum muda dan pada saat mereka mencapai kematangan hanya yang terakhir masih benar-benar terlihat, ini ada hubungannya sama pucat besar bermata Black spot pada diperiksa dengan sinar yang lembut bagian dari Sirip punggung dengan seperti titik di sirip Anal.

Juga pada sisi setiap Skala tampaknya akan ditandai dengan Brown-Red dot memberi ikan kemilau yang indah.

 Kepala laki-laki memiliki pola Merah, Brown dan Blue-Green tanda-tanda.

Iris mata adalah khas Merah.

The Caudal Sirip Kuning Hijau untuk Gray-Green dan kadang-kadang ada sebuah band di pangkal sirip.

Duri yang Ventral dan sirip berwarna gelap dan meringankan untuk warna Hijau Olive di daerah-daerah yang lembut.

Sekarang Anda dapat membeli "Gold" versi Severum, tapi menurut saya tidak dapat dibandingkan dengan keindahan bentuk liar.

Maintenance ( Pemeliharaan )

Severum tangki yang harus cukup besar, 55 Gal standar adalah sempurna dan harus ada tempat-tempat pengungsian.

 Ini dapat batu gua, potongan besar kayu apung atau bahkan pot bunga terbalik.

Heros 'seperti Sebagian besar jenis cichlids akan menggali bahan substrat, sehingga sebaiknya demi mendapatkan tanaman dalam pot atau aman terikat pada substrat.

Para severum seperti Discus adalah ikan yang pemalu dan harus disimpan dengan kebiasaan serupa ikan.

 Suhu air harus antara 72 dan 79F.

 Makan tidak masalah karena mereka akan menerima menyerpih, beku dan tentu saja hidup.

Pada dasarnya persyaratan Severum adalah khas dari semua cichlids, mengingat kesamaan mereka yang lain malu-malu besar cichlids.

Biotope ( Biotope )

 Bagian dalam, tenang terendam air dengan pohon (membanjiri hutan) di daerah aliran sungai Amazon.

Lihat halaman Biotope untuk informasi tentang pengaturan habitatnya.

Rabu, 27 Januari 2010

Parrot , si manis lucu

Darah Parrot Cichlid

 Nuri cichlid yang telah dibuat di Taiwan pada akhir tahun 80-an dan spesimen pertama bentuk pertama cichlids kakaktua, nuri darah cichlid, diperkenalkan ke pasar pada tahun 1986.

Kemudian mengambil beberapa waktu sebelum ikan ini menjadi terkenal di barat.

 Istilah nuri cichlid juga dapat merujuk kepada Hoplarchus Psittacus.  
Asal tepat di belakang hibrida ini tidak diketahui.

Hal tersebut adalah hasil pembiakan silang antara berbagai cichlids Amerika Selatan.

Teori yang paling diterima adalah bahwa burung beo Darah cichlid adalah hasil kawin silang laki-laki "Cichlasoma citrinellum" (midas cichlid) dan seorang perempuan "Cichliasoma synspilum" (berambut merah cichlid).

Namun ada juga sejumlah teori yang berpikir bahwa beo cichlids mengandung gen dari semacam Severum cichlid.

Ada beberapa jenis burung beo cichlids tersedia dalam perdagangan.
Namun harus dicatat bahwa permen karet cichlids dan burung beo burung beo cichlids jellybean tidak benar-benar burung beo cichlids melainkan suatu hibrid antara burung beo cichlids dan menghukum cichlids.

 Akuarium ditujukan untuk beo darah cichlids harus dihiasi dengan substrat dasar yang lembut.

Gunakan bogwood dan batu-batuan untuk menciptakan tempat-tempat persembunyian untuk ikan karena mereka sebaliknya bisa sangat pemalu.

Mereka membutuhkan akuarium besar karena ukuran mereka, cichlid burung beo bisa tumbuh menjadi 25cm / 10 inci.
Mereka tidak boleh disimpan di akuarium lebih kecil daripada 200L / 50 galon.

 Darah burung beo cichlid memerlukan filtrasi baik karena mereka dapat menempatkan beban yang besar pada kualitas air.

Air mingguan perubahan besar juga diperlukan. A pH of 6.5-7.5 is to be preferred. Sebuah pH 6,5-7,5, itulah yang dipilih.

 Mereka adalah perusahaan yang cocok untuk sejumlah besar spesies seperti Danios, barbs, Cory kucing, perak dan lain dolar Amerika Selatan cichlids.

 Jangan terus mereka dengan narapidana cichlids karena ada risiko besar untuk cross peternakan.

 Darah Parrot cichlids adalah satu-satunya ikan yang bisa mendapatkan tempat Black penyakit.

 Penyakit ini sangat umum di kalangan burung beo cichlids dan menampilkan dirinya sebagai bintik-bintik hitam pada ikan.              

 Hal ini tidak normal atau sehat dan Anda tidak boleh membeli burung beo Darah cichlids yang menampilkan tanda-tanda penyakit titik hitam.

Penyakit ini dapat menjadi hasil dari kualitas air yang buruk dan dilakukan ikan akan menjadi lebih baik jika Anda meningkatkan kualitas air.

 Jika kualitas air tidak miskin ikan bisa menjadi lebih baik setelah beberapa hari.

Bintik hitam Namun dapat juga menjadi tanda bahwa dalam pemijahan ikan adalah suasana hati.

Anda dapat memberi makan cichlids burung beo Anda makanan yang sama Anda akan memberikan cichlid Amerika Selatan lainnya dan mereka melakukannya dengan baik di pelet.

Nuri ikan yang ditemukan dalam perdagangan hari ini biasanya subur dan dapat berkembang biak di akuarium tanpa untuk kotoran kesulitan.

Beo Darah cichlids awal laki-laki di mana subur tetapi ini biasanya tidak lagi kasus ini.
Mereka dapat berkembang biak dengan cara yang sama seperti yang lain cichlids Amerika Selatan dan biasanya bertelur di gua atau di bawah batu / sepotong bogwood.

Nuri cichlids darah tidak selalu orangtua yang terbaik dan Anda mungkin harus meningkatkan menggoreng dipisahkan dari orangtua mereka tetapi saya menyarankan Anda memberikan kesempatan orang tua atau dua untuk menguji keterampilan mereka sebagai orang tua sebelum menggunakan metode ini.

Yang menggoreng dapat makan udang air asin yang baru menetas sesegera kuning karung mereka dikonsumsi.

Oscar si Tegar perkasa

Oscar (Astronotus ocellatus) merupakan salahsatu jenis cichlid yang telah relatif lama akrab dengan manusia. Ikan ini sudah kurang lebih 50 tahun akrab dengan manusia.

Oscar adalah ikan yang berasal dari Amerika Selatan, S. Amazon, Parana, Rio Paraguay, dan Rio Negro. Hampir semua Oscar yang beredar saat ini adalah hasil dari pembudidayaan, jarang yang merupakan tangkapan asli dari habitatnya.                                                                                     

Oscar berasal dari sungai dengan kesadahan rendah dan bersifat masam. Meskipun demikian, ikan ini diketahui toleran pada hampir segala kondisi air.

Meskipun toleran pada berbagai kondis air, Oscar perlu dipelihara pada kondisi suhu 26° - 30° C. Setting akuarium yang dikehendaki adalah dengan dasar pasir yang dalam dan beberapa butir batu besar.                                                                                   

Oscar dapat mencapai ukuran 35 cm, akan tetapi rata-rata ikan ini berukuran maksimal 30 cm. Oscar termasuk ikan cerdas dan memiliki kepribadian. Mereka dapat belajar dengan cepat mengenai jadwal makannya.

Hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan makanannya dapat direkam dengan baik oleh ikan ini. Apabila dilatih, Oscar dapat menerima pakan langsung dari tangan pemiliknya. Mereka dapat melompat hingga ketinggian 15 cm agar dapat meraih pakan dari tangan si pemilik.

Banyak varian Oscar yang telah dikembangkan selama ini, diantaranya adalah: Tiger Oscar, Red Tiger Oscar, Albino Tiger Oscar, Albino Red Oscar, Gold Oscar, Half Back Oscar, Long Fin Oscar dll.

Pakan

Oscar merupakan ikan predator. Mereka akan memangsa ikan lain yang ukurannya lebih kacil dari setengah ukuran badannya. Meskipun demikian Oscar dapat menerima hampir semua jenis pakan seperti flake, pellet, cacing, jangkrik, ikan mas kecil dan lain-lain.

Breeding                                                                                     

Pemijahan Oscar dapat dilakukan pada indukan yang telah berumur 1.5 tahun, atau panjang tubuh sekitar 15 cm. Dalam memijah, Oscar berperilaku mirip dengan Discus, yaitu ikan ini akan membentuk pasangan sendiri-sendiri.                                
 
Oleh karena itu seleksi, pasangan Oscar dianjurkan untuk dilakukan sejak Oscar berumur 5-6 bulan, dengan cara mencampurkan 10 ekor atau lebih Oscar dengan jenis kelamin berbeda.        

Pembedaan jantan pada Oscar relatif sulit dilakukan, meskipun demikian terdapat tanda umum yaitu jantan memiliki tubuh lebih panjang, sedangkan betina lebih membulat.

 Pada masa kawin betina akan menunjukan perut yang gendut. Cara lain adalah dengan memberi pakan pada ikan yang bersangkutan dengan jumlah banyak. Pada kondisi demikian makanan yang terdapat dalam perut ikan akan menekan organ kelamin ikan sehingga mudah diamati. Apabila tabung kelamin sempit dan mengarah kebelakang maka ikan tersebut adalah jantan, sedangkan bila lebar dan mengarah kedepan betina.                                                                                        

Pemijahan dapat dilakukan pada bak semen berukuran 150 x 100 x 50 cm dengan ketinggian air 30 cm. Kedalamnya masukan lempengan batu bersih sebagai tempat untuk melekatkan telur.

Selanjutnya ikan yang telah membentuk pasangan dan matang telur dimasukkan kedalamnya. Bak ini hendaknya ditutup sedemikian rupa sehingga menciptakan suasana teduh. Pemijahan biasanya akan terjadi pada siang dan sore hari.                                                                 

Apabila telur telah tampak menempel pada media, maka pindahkan media tersebut ke akuarium penetasan. Akuarium penetasan bisa berupa akuarium dengan ukuran 70 x 40 x 40 cm yang diisi air setinggi 10 cm. Beri aerasi dengan kekuatan lemah. Dalam waktu 3 hari telur pada umumnya sudah akan menetas.                                              

Sampai dengan umur 4 hari burayak Oscar tidak perlu diberi pakan. Pada periode ini mereka akan memakan cadangan pakan yang ada pada kantung telurnya.

Pada hari ke-5 burayak mulai diberi rotifera atau cyclops sebagai pakan. Hari ke-10 sudah dapat diberi kutu air saring, dan hari ke 14 sudah dapat diberikan kutu air normal. Selanjutnya dapat diberi cacing rambut.

Dalam sekali memijah Oscar dapat melepaskan 1000 - 4000 butir telur.








.






Cara Memilih Ikan Koi


Memilih Koi

 Sebelum kita memasuki dunia Koi, ada hal-hal yang perlu kita ketahui mengenai kelas-kelas Koi. Meski jika kita ingin koi dipelihara sekedar hobi semata maka hal-hal tersebut menjadi tidak penting. Asal koi yang dipilih kita suka dan indah menurut kita, tidak ada masalah dengan istilah-istilah ataupun kels-kelas kualitas koi. Akan tetapi jika diinginkan memelihara Koi untuk tujuan kontes atau kejuaraan maka ada hal-hal baku yang perlu diperhatikan dan dipenuhi dalam memilih koi yang baik, tidak sekedar bagus menurut kita tetapi juga bagus menurut standard penjurian. Di Jepang dan dunia ada perbedaan istilah antara “Koi” dan “Nishikigoi. Koi Merupakan istilah bagi ikan Karper/mas sebagai ikan konsumsi sedangkan Nishikigoi merujuk pada ikan Mas yang ditujukan untuk hiasan. Meskipun akhirnya istilah ini menjadi bercampur aduk, kadang orang menyebut koi sebagai ikan hias.

Ikan Koi merupakan keluarga ikan mas (Karper) yang merupakan hasil pembiakan silang dari berbagai macam jenis dan warna ikan koi, sehingga dihasilkan warna dan pola ikan yang beraneka ragam dan memiliki keindahan. Proses pembiakan dan kawin silang ini dilakukan selama bertahun-tahun dan dilakukan perbaikan-perbaikan. Untuk menghasilkan Koi dengan kualitas super proses seleksi berlangsung sangat ketat dan teliti. Selain menghasilkan koi dengan kualitas baik, kawin silang juga telang menghasilkan jenis-jenis koi yang beraneka ragam ( Kohaku, Sanke, Showa,Ogon dan lain-lain ). Melihat proses perkembangbiakan yang sangat panjang wajar jika Koi dengan kualitas super (Quality Show) berharga cukup mahal. Selain Faktor keturunan yang diseleksi secara ketat tersebut, keindahan Koi sangat tergantung pada faktor lingkungan tempat ia tinggal (kolam koi), Koi yang bagus dan berharga mahal bisa menurun kualitasnya jika dipelihara dalam kolam yang buruk kualitas airnya. Demikian sebaliknya koi yang semula kurang bagus bisa berubah menjadi koi yang cantik jika lingkunan dan makananya cukup mendukung. Disinilah peran hobis sangat penting dalam menentukan bagaimana bisa memprediksikan masa depan seekor ikan koi dan penting memiliki pengetahuan dalam memelihara dan merawat koi. Sayang jika kita membeli Koi dengan harga yang mahal tetapi kita tidak bisa merawatnya. Sebaliknya menjadi keuntungan jika kita membeli koi dengan harga murah tetapi dalam jangka waktu tertentu menjadi koi Juara yang harganya tidak terbatas.

Biasanya Koi diklasifikasikan dalam beberapa level kualitas Koi. Masing-masing level memiliki kualitas keindahan dan harga yang berbeda-beda..

1. Pond Quality

Secara umum Koi merupakan Ikan yang memiliki keindahan dan pesona tersendiri, Koi kategori ini merupakan hasil proses penyortiran dari breeder koi dan dapat dibeli di toko ikan hias atau peternak. Sebagian besar jenis Koi dibesarkan secara lokal dengan garis darah campuran dan tidak ada catatan sebelumnya. Sering kali tidak diketahui siapa yang melakukan penangkaran dan sebagian besar tidak digunakan untuk kompetisi. Namun demikian kategori koi ini cukup murah dan menyenangkan sebagai hiasan di dalam kolam.

2. Ornamental Quality

Koi dalam kategori ini berasal dari indukan yang berkualitas baik dan memiliki garis darah yang dapat dipertanggungjawabkan baik, bentuk tubuh yang baik, dan warna yang indah. Satu-satunya perbedaan antara kualitas Ornamental Koi dan Show Quality Koi adalah pada pola warnanya. Salah satu parameter penting dalam Show Quality Koi adalah keserasian pola warna yang bagus dan tanpa “kesalahan”. Kebanyakan Koi jenis ini memiliki pola yang tidak seimbang dengan banyak kesalahan, meskipun demikian koi ini sangat indah dan bisa dibeli dengan harga yang cukup murah. Koi dalam kategori ini dapat digunakan sebagai indukan koi yang cukup bagus.

3. Show Quality

Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi dalam memilih kualitas Koi untuk Show atau masuk dalam kategori Koi Show Quality. Jenis koi ini harus memiliki:

1. Bentuk tubuh yang baik, seperti bentuk torpedo dan memiliki warna yang cemerlang
2. Memiliki kulit yang mengkilap.
3. Pola tepi warna yang tajam (kiwa), batas antar warna harus tajam dan tegas seperti kulit yang disilet.
4. Kemerataan warna dalam pola.
5. Keseluruhan pola seimbang.

Para ahli menganggap keturunan menjadi unsur yang sangat penting dan menentukan sebagian besar kualitas Koi Show. Memiliih Koi dengan Kualitas Show harus memperhatikan asal-usul indukan dengan garis darah yang baik.

KLASIFIKASI IKAN KOI

Koi sebenarnya merupakan mutasi dan hasil persilangan dari beraneka warna ikan mas. Bertahun-tahun yang lalu, para petni di Niigata Jepang membutuhkan sumber protein selama musim dingin yang panjang . Mereka akan memelihara ikan di kolam sampai mereka mencapai ukuran sekitar 6 inci . Pada akhirnya para petani menyadari bahwa beberapa dari ikan mas tersebut memiliki warna yang berbeda, sehingga mereka terus memelihara dan dibesarkan. Dari situlah awal pembudidayaan ikan koi dimulai sehingga sampai beberapa ratus tahun kemudian mengalami perkembangan yang cukup pesat..

Jenis ikan koi mengalami perkembangan dan pertumbuhan menjadi banyak jenis. Jenis-jenis ini didasarkan pada pola warna koi, sisik dan lain-lain. Pada akhirnya banyak sekali jenis-jenis ikan koi yang disusun dalam klasifikasi ikan koi sebagai identifikasi. Dalam masing-masing kelas ini ada beberapa sub Kategori yang ragamnya juga cukup banyak . Klasifikasi Ikan Koi yang umum terdiri atas tipe Koi Gosanke, Shiro, Utsurimono, Asagi, Tancho, Hikarimono, Goromo, Hikarimoyo, Matsuba, dan Kawarimono. Mari membahas kita bahas masing-masing jenis pada klasifikasi koi ini.

1. Gosanke

Klasifikasi Koi Gosanke merupakan Koi yang paling populer dan banyak ditemukan di kalangan para penggemar Koi. Yang termasuk dalam kategori ini adalah Kohaku, Sanke, dan Showa. Keluarga Gosanke merupakan kombinasi Koi dengan warna Hitam, Merah dan putih. Kecuali Kohaku yang tidak memiliki unsur warna hitam.

2.Kohaku

Kohaku merupakan Koi dengan warna Merah dan Putih. Pola merah disebut Hi. Hi harus tebal dengan tepi yang baik. Ada berbagai macam perbedaan pola warna Kohaku . Ada yang putus, ada yang besar dan menyapu.Kohaku yang baik memilikii pola yang tidak turun melewati mata dan seimbang.





3.Sanke

Sanke merupakan koi seperti pola Kohaku (hitam putih) , tetapi mereka memiliki pola hitam di sepanjang punggung mereka. Pola hitam disebut Sumi. Mencari Sanke yang baik adalah seperti memiliki pola Hi Kohaku . Pola hitam tidak boleh muncul di kepala . Sanke merupakan persilangangan Kohaku dengan Shiro Bekko





4.Showa

Showa merupakan Koi dengan warna Putih, Hitam dan Merah. Showa biasanya merupakan hasil persilangan antara Kohaku dan Shiro Utsuri.








5.Bekko
Bekko merupakan Koi berwarna dengan pola hitam di sepanjang tubuhnya, terdiri dari

:

   Shiro Bekko                     Ki Bekko                                                                                    Aka Bekko

6.Utsurimono
Utsurimono merupakan Koi berwarna hitam dengan pola berwarna di sepanjang tubuhnya, terdiri dari :

       Shiro Utsuri                                                Ki Utsuri                                                   Hi Utsuri

6.Asagi

 Asagi                                                                                                                                Shusui
7.Tancho

    Tancho Goromo         Tancho Kohaku           Tancho Goshiki













        Tancho Kojaku                                            Tancho Sanke

8.Hikarimono
Hikarimono adalah metallic Koi
• Nezu Ogon
• Orenji Ogon
• Platinum Ogon
• Yamabuki Ogon

9.Goromo
• Ai goromo
• Budo Goromo
• Sumi Goromo

10. Hikarimoyo
• Kin Showa
• Kujaku
• Yamato Nishiki
• Doitsu Hariwake
• Kikusui

11.Matsuba
• Shiro Matsuba
• Aka Matsuba

12.Kawarimono
• Ochiba Shigure
• Kumonryu
• Beni Kumonryu
• Benigoi
• Karasugoi

13. Haijiro
• Aka Haijiro
• Chagoi
• Kigoi
• Midorigoi
• Soragoi

Pertumbuhan Ikan Koi

Koi adalah ikan yang dapat mencapai ukuran besar, Ikan Koi dengan ukuran lebih dari 1 meter telah dicapai oleh penggemar Koi di dunia. Selain ukuran yang bisa mencapai ukuran jumbo, Koi dikenal memilili usia yang mencapai puluhan hingga ratusan tahun. Konon Koi tertua di dunia bernama Hanako yang telah mencapai usia 226 tahun berdasarka npenelitian dari struktur sisiknya. Koi tersebut telah berganti pemilik beberapa kali. Terakhir ia dimiliki oleh Dr Komei Koshihara. Pertumbuhan Koi biasanya linier terhadap usianya, semakin tua usianya ukurannya akan semakin meningkat hingga akhirnya tidak bisa bertambah lagi.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan koi antara lain :

1. Genetik/Keturunan Koi
Koi jumbo cenderung memiliki keturunan yang berpotensi menjadi jumbo, sehingga penting diperhatikan dalam memilih Koi untuk melihat indukannya.

2. Lingkungan Hidup Koi
Kolam dan air memiliki peranan yang cukup penting dalam menentukan hasil pencapaian ukuran Ikan Koi. Kualitas air yang buruk membuat koi tidak bisa tumbuh dengan optimal. Kualitas air yang buruk dengan kadar oksigen yang rendah membuat Koi cenderung enggan mengkonsumsi makanan. Bila dalam air kolam koi terlalu banyak zat-zat beracun seperti Amonia dalam jumlah tertentu akan menghambat pertumbuhan dalam jumlah yang berlebihan bahkan bisa mengakibatkan kematian. Air kolam yang kotor akan memudahkan penyakit dan jamur menyerang ikan Koi.
Kolam yang terlalu sempit dan dangkal juga akan menghambat pertumbuhan koi mencapai ukuran maksimal. Volume kolam dengan jumlah ikan juga perlu diperhatikan agar pertumbuhan koi bisa maksimal.

3. Makanan
Makanan memegang peranan yang cukup penting bagi kelangsungan pertumbuhan Koi. Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan oleh Koi. Makanan Koi biasanya mengandung unsur stimulasi pertumbuhan, stimulasi pencerah warna (color enhancer) dan untuk kesehatan. Karena Kolam Koi biasanya memerlukan kejernihan air hindari memberi makanan yang berlebihdan dan membuat keruh air kolam.
Selain hal-hal di atas koi Monocolor seperti Chagoi biasanya lebih cenderung memiliki ukuran yang lebih besar dibanding Ikan Koi dengan Multicolor seperti Gosanke ( Kohaku, Sanke, showa). di Negara-negara dengan empat musim,Ikan Koi relatif mengalami perlambatan pertumbuhan pada musim dingin.
Untuk menganalisa pertumbuhan Koi Yang kita pelihara apakah sesuai dengan yang seharusnya atau tidak di bawah terdapat tabel hubungan antara usia Koi dan ukuran panjangnya. Meski tidak secara tepat seperti itu tetapi ini bisa dijadikan sebagai patokan. Bisa jadi koi yang dipelihara lebih cepat perkembangannya bisa jadi lebih lambat, asal tidak terlalu banyak menyimpang.

Mengenal Koi Jenis Sanke

 Sanke merupakan Koi dengan komposisi tiga warna di tubuhnya yaitu Merah (HI), Putih Dan hitam (SUMI). Seperti sudah banyak diketahui banyak ragam jenis koi ynag dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi koi. Sanke merupakan koi yang masuk dalam yang dalam klasifikasi Gosanke (Kohaku, Sanke Dan Showa). Dalam bahasa Jepang Sanke dikenal juga dengan nama Taishio Sansoku. Koi jenis Sanke merupakan koi yang sering dimasukkan dalam kategori utama pada kejuaraan kontes koi. Tidak heran jika banyak penggemar yang menyukai koi jenis ini.

Seperti halnya Kohaku ketajaman warna merah dan putih menjadi kriteria kualitas Koi sanke. Pola hitam juga harus memiliki warna yang tegas dan hitam pekat. Warna putih juga harus putih seperti salju. Secara genetik Sanke merupakan hasil persilangan antara Kohaku dengan Shiro Bekko (Koi putih dengan spot hitam di atasnya ). Koi Jenis Sanke pertama kali ditemukan di Ojiya City, di Nigata di antara burayak Kohaku, yang memiliki warna berbeda dan akhirnya dikembangkan menjadi jenis Sanke ini.
Sanke 38bu Kokugyo Winner All Japan Young Koi Show, Foto Koleksi Nigata-nishikigoi

Untuk membedakan dengan Showa yang sama-sama memiliki tiga warna merah,putih dan hitam, Koi jenis Sanke lebih cenderung memiliki corak hitam dalam persentase yang lebih sedikit. Dasar Sanke yang baik merupakan pola kohaku yang baik ditambah dengan pola warna hitam di atasnya. Komposisi warna pada sanke 70% warna merah, 10% warna hitam dan sisanya warna putih. Pola warna hitam harus legam dan tegas, tidak ada bayangan. Warna Hitam pada Koi Sanke terkadang bisa muncul dan bisa hilang dalam masa hidupnya. Warna hitam tidak akan muncul lagi setelah Koi Sanke mencapai usia tertentu dan sudah finish. Faktor air akan sangat berpengaruh dalam pembentukan pola warna hitam ini. Sehingga faktor air harus benar-benar diperhatikan. Ada istilah yang sering dipakai untuk mendeskripsikan Sumi pada sanke. Sumi(hitam) pada sanke yang berada di atas warna putih disebut Tsubo Sumi sedangkan Sumi yang muncul di atas warna merah disebut dengan Kasane Sumi.

Secara umum penilaian kualitas sanke adalah sama dengan Kohaku. Pada bagian kepala idealnya tidak terdapat warna hitam(sumi),dan memiliki pola warna mnerah di kepala seperti halnya kohaku yaitu berbentuk U besar dan tidak sampai turun ke bagian bawah wajahnya. Selain itu komposisi warna juga harus memiliki keseimbangan , Sanke tidak akan memiliki keindahan jika komposisi warna tidak seimbang. Misalnya merah di bagian depan semua, kemudian warna hitam di bagian belakang. Seimbang wana antara bagian samping kanan dan kiri, seimbang antara bagian depan dan belakang. Idealnya pola warna sanke adalah pola kohaku yang baik di beri spot hitam berimbang di beberapa bagian.

Warna hitam pada sanke biasanya akan berkembang di kemudian hari seiring dengan perkembangan Koi. Di saat usia muda terkadang ada bagian warna hitam yang belum muncul, tetapi lambat laun akan muncul warna hitam pada bagian tubuh sanke. Karena itu pada saat usia Koi Sanke masih muda jangan memilih sanke yang terlalu banyak warna hitam. Bagian Sirip Sanke juga menjadi penilaian kualitas Sanke , Koi Sanke yang baik memiliki sirip berwarna putih atau putih dengan stripe hitam, tetapi harus berhati-hati jangan memilih terlalu banyak warna hitam pada bagian sirip, ada kemungkinan warna hitam pada sirip akan berkembang.

Ringkasan Tips Memilih Koi Sanke

1. Semua Syarat yang ada pada Koi Kohaku
2. Hitam Tidak pada Kepala tapi pada punggung Ikan Koi.
3. Hitam dimulai tepat dibelakang Kepala Koi.
4. Pola Hitam Seimbang dan lebih baik pada bagian warna putih dibandingkan diatas warna merah.Warna    Hitam di atas wana merah bisa diakomodasi.
5. Bintik-bintik hitam lebih baik jika tidak lebih besar dari seperempat dan tidak boleh mengalihkan perhatian dari pola merah.
6. Prosentase warna pada Koi Sanke adalah merah 70%, Hitam 10% dan sisanya Putih.
7. Sirip Berwarna Putih. Boleh Ada Strip Hitam tetapi jangan terlalu banyak. Seiring dengan pertumbuhaan Koi sanke, strip bisa berkembang.

Sumber :
- Mid-Atlantic Koi
- Akca Library


Memilih Koi Kohaku
Kohaku adalah Jenis Koi dengan warna dasar putih dan tanda merah (HI) di atasnya. Ada istilah umum yang sering dipakai oleh pecinta Koi, Mulai dari Kohaku dan Berakhir dengan Kohaku. Pecinta Koi pemula biasanya memilih kohaku sebagai pilihan di kolamnya, setelah mencoba memelihara koi jenis lain akhirnya kembali memelihara kohaku sebagai koleksinya. Kohaku dipilih oleh penggemar karena Kohaku adalah koi yang sederhana tapi sangat elegan dan anggun. Dalam klasifikasi Koi , Kohaku masuk dalam kategori Gosanke ( Kohaku, Sanke,Showa). Kohaku yang baik memiliki warna putih yang bersih dan cemerlang, putih seperti salju. Warna merah harus tajam dan mempunyai kedalaman warna, seperti darah atau merah bata. Komposisi warna merah pada kohaku yang baik antara 50 sampai 70 persen tubuh kohaku. Warna merah tidak mengandung orange atau kuning.

Dalam Memilih Kohaku muda harus dipertimbangkan juga perkembangan koi untuk masa depan bukan hanya untuk kecantikan yang sekarang. Karena kondisi dan kualitas ikan koi dapat berubah dari waktu ke waktu. Pecinta Koi yang memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan koi menjadi nilai lebih. Bisa jadi kemampuan ini membuat pecinta Koi mendapatkan Koi dengan harga murah tetapi di masa depan hasilnya menakjubkan. Kemampuan ini bisa diperoleh dari pengalaman dan kebiasaan pecinta koi. Terkadang ada potensi spot hitam pada warna merah atau putih kohaku yang belum nampak saat Kohaku muda, tetapi akan muncul saat koi tumbuh menjadi besar. Akhirnya menjadi sanke, tetapi kurang warna hitam. Pada sirip Kohaku pastikan tidak ada tanda merah atau hitam, tetapi berwarna putih. Selain itu batas tepi (KIWA) masing-masing warna harus tajam, idealnya tajam seperti bekas diris dengan silet.

Bagian tepi depan dari masing-masing tempat (bukan di kepala) kadang memiliki warna merah yang kabur atau yang disebut Sashi. Sashi ini menunjukkan koi masih belum finish dan masih mungkin berkembang kualitasnyai. Kohaku kelihatan elegan jika mempunyai hidung putih dan daerah putih tanpa pola merah tepat di depan ekor. Warna merah pada bagian ekor atau sirip dorsal masih tidak disukai oleh kebanyakan penggemar.
Kepala Kohaku
Kohaku akan lebih baik jika memiliki pola merah (HI) di kepalanya, Bentuk pola kepala pola untuk warna merah menyerupai bentuk U besar, yang mencapai mata . Tidak dianjurkan memilih Kohaku dengan seluruh kepala berwarna putih.

Tubuh Kohaku

Tubuh Kohaku harus memiliki warna merah (hi ) yang besar/lebar, karena warna merah besar lebih disukai dan nampak lebih indah dibandingkan warna merah yang kecil. Selain itu pola warna pada Kohaku harus seimbang baik kiri-kanan maupun depan belakang. Keseimbangan pola di atas tubuh ikan koi inilah yang paling penting dan membuat Kohaku terlihat sangat indah. Bentuk tubuh biasa dikatakan “Torpedo Shaped”, berbentuk seperti torpedo. Selain bentuknya torpedo harus imbang antara beberapa bagiannya, misalnya panjang dan lebarnya, proporsi tubuh, finnage, bentuk kepala, lebar di mata dan bahu dan seterusnya. Koi yang terlalu kurus tidak indah sebaliknya yang terlalu gemuk juga tidak indah.

Pola Warna Kohaku

Pola warna harus seimbang, simetris di kedua belah pihak, bagian depan-belakang, kiri dan kanan. Memiliki pola tepi warna (kiwa) yang tajam seperti dipotong pisau cukur dan seragam berwarna di atas (Sashi) yang lebih tinggi. Kohaku yang baik memiliki pola yang tidak turun melewati mata dan seimbang . Pola harus sebanding dengan ukuran ikan-ikan koi dan tidak memiliki pola kecil di tubuh besar atau pola besar badan kecil, biasanya keunikan atau karakter pola pada kepala yang membuat ikan koi ini istimewa.

Beberapa istilah yang terkait dengan pola Kohaku:

• Kuchibeni memiliki warna merah pada bagian atas mulut seperti lipstik.











• Hanatsuki, kohaku koi yang memiliki HI mencapai mulutnya.












• Menkaburi pattern merah yang menutupi seluruh mukanya.











• Inazuma zig_zag pattern Kohaku












• Nidan, Two step pattern Kohaku Koi












• Sandan, Three step pattern Kohaku.












• Yondan, Five Step pattern Kohaku.












• Maruten, Kohaku dengan mahkota di kepala.